Friday, September 16, 2011

Teh Tarik

Teh Tarik buatan sendiri

Salah satu teh favoritku adalah Teh Tarik. Rasanya yang manis dan creamy, dengan sedikit pahit dan getir rasa dari teh hitam kental begitu menyegarkan dengan caranya sendiri.

Itulah kenapa, untukku, Teh Tarik cocok diminum kapan pun - pagi maupun malam, hangat maupun dingin.

Berasal dari Chai India, Teh Tarik ini merupakan minuman khas Malaysia dan banyak ditemui di warung hingga resto yang menyediakan makanan India-Malaysia. Terutama di daerah Singapura, Brunai, dan Malaysia sendiri.

Di negaranya, Teh Tarik merupakan minuman sehari-hari dan dijual di warung hingga restoran dan hotel berbintang. Bahkan, menurut data dari www.instituttehtarik.com, orang-orang Malaysia meminum hingga 5 milyar gelas Teh Tarik setiap tahunnya.

Nama Teh Tarik ini sesuai dengan cara pembuatannya.: ditarik. Menggunakan bahan teh hitam kental dan susu kental manis, kedua bahan tersebut dicampur dengan cara menuangkan dari satu wadah ke wadah lain.

Cara pembuatan Teh Tarik (blog.youthworks.asia)

Saat menuangkan, wadah yang berada di atas ditarik makin ke atas untuk menciptakan jarak yang lebih jauh. Ini menyebabkan air jatuh lebih kencang, dan memunculkan buih.

Semakin tinggi, semakin banyak buihnya.

Fungsi 'tarik-menarik' ini, selain mendinginkan teh dengan cara yang lebih alami, teknik ini mencampur teh dan susu kental manis dengan lebih baik. Sekaligus memberikan aroma dan rasa teh yang lebih kuat.

Tentu saja, pembuatan Teh Tarik ini membutuhkan keahlian tertentu. Menuangkan teh dari satu wadah ke wadah lain di jarak tertentu dengan tepat bukanlah sesuatu yang mudah.

Karena itu, kerap kali pembuatan teh tarik ini justru menjadi pertunjukan tersendiri. Bahkan di negara asalnya, Malaysia, kerap diadakan kompetisi antar pembuat Teh Tarik.

Kompetisi pembuat Teh Tarik (legacydynamics.blogspot.com)

Oleh Pemerintah Malaysia, Teh Tarik pun disejajarkan dengan Nasi Lemak sebagai bagian dari warisan budaya Malaysia.

Bahkan, untuk mendukung promosi ini, perusahaan F&N bekerjasama dengan Kementerian Kemajuan Luar Bandar dan Wilayah (KKLW) Malaysia menciptakan 'Institut Teh Tarik' yang menjadi 'Standar Emas' untuk menikmati kualitas terbaik Teh Tarik - menurut mereka.

Terlepas dari digunakannya produk-produk tertentu yang mereka produksi, Institut Teh Tarik ini memberikan pelatihan standarisasi dan bantuan wirausaha bagi calon-calon wirausahawan di bidang makanan dan minuman. Atau, untuk kasus ini, bisa dibilang semacam pelatihan waralaba.

Standar yang kemudian ditunjukkan melalui emblem yang dipajang di tempat usaha mereka jelas membantu promosi Teh Tarik itu sendiri.

Sambil, tentu saja, mempromosikan produk F&N.

Bagaimanapun juga, usaha tersebut jelas merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap warisan budaya di bidang kuliner: Teh Tarik.

Sesuatu yang patut dicontoh, terutama di bidang perkulineran yang sampai saat ini aku lihat masih sebatas sesuatu yang taken for granted.

-o0o-

Jadi, Teh Tarik tanpa 'tarik-menarik' bukanlah Teh Tarik. Itu hanya teh susu kental manis.

Apalagi kalau cuma teh dengan susu dan dilengkapi simple syrup. Itu teh susu. --> Catatan untuk Cafe Geronimo dan mungkin tempat-tempat lain yang menyajikan teh susu dengan nama Teh Tarik. Semacam penghinaan untuk Teh Tarik dan para penggemarnya.


Sumber (semua diakses pada tanggal 16 September 2011):

- http://blog.youthworks.asia/2011/04/22/the-teh-tarik-evolution/
- http://en.wikipedia.org/wiki/Teh_tarik
- http://www.instituttehtarik.com/instituttehtarik/?i=9
- http://www.tea-mr.com/TEHTARIK.htm
- http://thestar.com.my/special/online/usjweb/usjteh.htm

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...